Inilah Pentingnya Manasik Haji dan Umrah

0
328
pentingnya manasik haji dan umrah

Madinah Iman Wisata – Setiap jemaah haji harus memahami aturan dan tata cara pelaksanaan ibadah haji, supaya ibadahnya lancar dan tidak perlu membayar dam karena kelalaiannya. Karenanya, sangatlah penting bagi jamaah untuk mengikuti kegiatan manasik haji. Demikian pula dengan umrah, kegiatan menasik akan memberikan pengetahuan kepada jamaah akan tata cara pelaksanaan umrah dan informasi penting lainnya. Berikut pengertian dan pentingnya manasik haji dan umrah yang perlu Anda ketahui.

 

Pengertian Manasik Haji dan Umrah

Manasik adalah pelatihan pelaksanaan ibadah haji dan umrah yang diberikan kepada calon jama’ah. Untuk manasik haji, pelatihan biasanya dilakukan oleh Departemen Agama atau KBIH, dan selama pelaksaan para jama’ah dipandu oleh pembimbing. Tujuannya adalah supaya para calon jama’ah haji dan umrah memahami tata cara pelaksanaan dan aturan-aturan dasar ibadah haji dan umrah. Pada pelatihan ini, setiap jama’ah akan dibimbing untuk melakukan praktik bersama jama’ah-jama’ah lainnya. Praktik yang diberikan meliputi tata cara ibadah, seperti niat, tawaf, sa’i, dan sebagainya. Selain itu, biasanya diberikan pengetahuan dasar  mengenai haji dan umrah, seperti aturan berpakaian, cara mengenakan kain ihrom, bahasa arab dasar, dan amalah-amalan sunnah. Nah, terbayang, kan, pentingnya manasik haji dan umrah?

Untuk memastikan para jama’ah siap melaksanakan ibadah haji dan umrah, manasik biasanya dilakukan dalam durasi waktu yang cukup lama. Untuk calon jama’ah haji, manasik biasanya dilakukan 3 hingga 6 bulan sebelum pelaksanaan ibadah haji, biasanya setiap akhir pekan.

 

Pentingnya Manasik Haji dan Umrah

Ada beberapa hal menyebabkan pentingnya manasik haji dan umrah, antara lain:

 

  • Jama’ah Dapat Memahami Tata Cara Ibadah Haji dan Umrah

Manasik adalah gambaran pelaksanaan ibadah haji dan umrah secara detail sesuai tuntunan Nabi SAW. Karena itu, pada saat manasik, para calon jama’ah dituntut untuk mempraktikkan setiap ritual dengan dituntun oleh pembimbing. Tak jarang pula, pembimbing manasik adalah pembimbing para jama’ah ketika di tanah suci sehingga bisa menjadi tempat bertanya bagi para jama’ah.

Pada saat manasik, para jama’ah juga diberi pengetahuan tentang hukum-hukum yang berkaitan dengan ibadah haji dan umrah, misalnya amalan mana yang termasuk rukun dan sunnah, serta hal-hal yang diharamkan pada saat menunaikan ibadah di tanah suci. Pengetahuan ini sangat penting supaya ibadah haji dan umrah berjalan lancar.

 

  • Mendapatkan Pengetahuan tentang Kondisi di Tanah Suci

Kondisi di tanah suci tentu tidak sama dengan di Indonesia, baik cuaca, budaya setempat, dan sebagainya. Banyaknya jama’ah yang melaksanakan ibadah haji dan umrah juga menjadi problem tersendiri, dimana kita dituntut menjaga harmoni dengan sekitar. Karenanya, para jama’ah perlu dibekali dengan pengetahuan seputar kondisi di tanah suci, salah satunya lewat pelaksanaan manasik haji dan umrah. Inilah pentingnya manasik haji dan umrah yang kedua. Pembimbing manasik biasanya adalah orang yang berpengalaman dan beberapa kali menjadi pembimbing para jama’ah di tanah suci sehingga sangat memahami kondisi di Makkah dan Madinah.

 

  • Menjadi Media Silaturrahim antar Calon Jama’ah

Pada saat manasik, kita akan berkumpul dengan ratusan jama’ah lain. Dengan demikian, akan terbuka peluang bagi kita untuk saling mengenal dan menjalin keakraban. Nantinya, para jama’ah harus saling bantu selama di tanah suci, jadi tidak ada ruginya membina silaturrahmi sejak persiapan keberangkatan.

 

  • Memahami Percakapan Ringan dalam Bahasa Arab

Selain hukum-hukum berkaitan dengan ibadah, calon jama’ah juga akan dibekali dengan pengetahuan tentang percakapan ringan dalam Bahasa Arab. Pengetahuan ini tentu akan sangat bermanfaat ketika kita berada di tanah suci. Jadi, tidak ada alasan untuk melewatkan kegiatan manasik, kan?

 

Kini Anda sudah tahu, kan, pentingnya manasik haji dan umrah? Pelaksanaan haji dan umrah harus dipersiapkan dengan matang. Bila kita melakukan hal yang tidak diperbolehkan saat ibadah haji dan umrah karena kelalaian dan kurang persiapan, bisa-bisa kita diharuskan

NO COMMENTS