Sudahkah Anda Melaksanakan 4 Puasa Sunnah Ini?

0
235
jenis puasa sunnah

Jika ada ibadah yang tak hanya berfungsi menambah pahala namun juga menjaga stabilitas metabolisme tubuh dan pencernaan yang tak henti bekerja selama nyaris 24 jam sehari, itu adalah puasa. Ya, dalam hadisnya Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa berpuasa dapat membantu kita, manusia yang lemah dan sering lalai, untuk mengekang hawa nafsu sehingga memperbanyak puasa sunnah sudah pasti membawa kebaikan bagi diri kita. Namun, ada satu hal yang perlu diingat; segala sesuatu yang berlebihan tidak baik. Meskipun puasa sunnah memberikan sederet manfaat, akan tetapi jika dilakukan dengan tidak sesuai kemampuan, itu artinya Anda melupakan hak tubuh yang seharusnya terpenuhi. Lebih dari itu, ibadah sunnah yang paling disukai Allah adalah yang sedikit namun rutin, dan tidak berlebihan. Dari Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam  malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.”

Mempertimbangkan hal tersebut, alangkah bijaknya jika Anda memilih puasa yang sesuai dengan kondisi fisik dan kegiatan yang dijalani setiap hari. Allah memberikan pilihan macam-macam puasa sunnah supaya kita dapat beribadah dengan khusyu’ tanpa meninggalkan kewajiban yang lain atau melalaikan hak-hak tubuh akan nutrisi dan sebagainya. Nah, berikut ini adalah beberapa puasa sunnah yang sangat dianjurkan:

 

Puasa Nabi Daud

Seperti yang disebutkan dalam kutipan hadis di atas, puasa Daud merupakan puasa sunnah yang sangat disukai oleh Allah SWT. Puasa yang dilakukan secara berselang-seling, sehari puasa dan sehari tidak, memberikan kita kesempatan untuk mengistirahatkan pencernaan tanpa mengurangi asupan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa manfaat puasa Daud diantaranya adalah menumbuhkan sifat istiqomah, membukakan pintu rizki, terpelihara dari perbuatan maksiat, dan tentu saja lebih dekat dengan Yang Maha Kuasa.

 

Puasa Sunnah Senin-Kamis

Puasa Senin-Kamis merupakan puasa sunnah yang paling sering dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam sebiah hadis yang disampaikan oleh Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: “Segala amal perbuatan manusia pada hari Senin dan Kamis akan diperiksa oleh malaikat, karena itu aku senang ketika amal perbuatanku diperiksa aku dalam kondisi berpuasa.” Itulah alasan mengapa umat Muslim sangat dianjurkan untuk melakukan puasa sunnah ini.

 

Puasa Sya’ban

            Puasa di bulan Sya’ban merupakan puasa sunnah selanjutnya yang kerap dilakukan oleh Nabi Muhammad. Dari Saidatina Aisyah RA, beliau mengatakan, “Adalah Rasulullah SAW berpuasa sampai kami katakan beliau tidak pernah berbuka. Dan beliau berbuka sampai kami katakan beliau tidak pernah berpuasa. Saya tidak pernah melihat Rasulullah menyempurnakan puasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak dari bulan Sya’ban.” (HR Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud). Beberapa keutamaan puasa Sya’ban adalah dijauhkan dari siksa api neraka, mendapatkan pahala seperti beribadah 70 tahun, dan Allah akan menutup aibnya di hari perhitungan dan pembalasan kelak.

 

Puasa Syawal

            Puasa Syawal merupakan puasa yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah, dilakukan selama 6 hari di bulan Syawal baik secara berturut-turut maupun terpisah. Dalam hadis riwayat Ahmad dan Muslim disebutkan, “Siapa saja yang berpuasa Ramadan, kemudian diikuti puasa enam hari bulan Syawal, maka itulah puasa satu tahun.”

 

            Sudahkah Anda rutin melakukan puasa sunnah yang disukai Allah dan dianjurkan Rasulullah tersebut?

NO COMMENTS