Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh Jama’ah, ketika akan melaksanakan Ibadah di Tanah Haram, baik Haji maupun Umroh. Sebagai bentuk ikhtiar ((إخْتِيَارٌ) kita untuk melaksanakan Ibadah Haji maupun Umroh dengan sebaik-baiknya dan dengan persiapan yang matang. Agar pelaksanaan Ibadah bisa lancar dan tenang serta penuh semangat. Ada beberapa tips untuk dipersiapkan.

Berikut ini beberapa hal yang bisa menjadi tips untuk Jama’ah :

  1. Niat

Niat merupakan faktor penting dalam pelaksanaan rangkaian Ibadah. Berpahala atau tidaknya suatu amalan (diterima atau ditolaknya amal) dilihat dari niatnya. Berdasarkan sumber hadits dibawah ini :

إنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ، وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى، فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إلَى مَا هَاجَرَ إلَيْهِ

“Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung dengan niat-niatnya dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang dia niatkan, maka barangsiapa yang hijrahnya kepada Allah dan RasulNya maka hijrahnya kepada Allah dan RasulNya dan barangsiapa yang hijrahnya disebabkan dunia yang hendak dia capai atau karena wanita yang hendak dia nikahi maka hijrahnya kepada apa yang dia hijrah kepadanya”. (HR. Bukhari-Muslim dari ‘Umar bin Khoththob radhiallahu ‘anhu)

Termasuk dalam pelaksanaan Ibadah Haji maupun Umroh harus benar-benar diatur niatnya untuk bisa karena ALLOH, mencari rohmat serta ridho dari ALLOH, bisa LILLAHI TA’ALAA. Jangan riya’ (pamer penglihatan), jangan sum’ah (pamer pendengaran), jangan u’jub (sombong). Ke Mekkah supaya niat ibadah mencari pahala sebanyak-banyaknya dan mencari ampunan dari ALLOH.

 

  1. FIKIRAN / PRASANGKA (MENTAL)

Ketika berada di Tanah Haram, kita harus bisa berfikir dan berprasangka yang baik serta positif. Karena Tanah Haram merupakan wilayah yang maqbul. Setiap segala hal yang dipikirkan dan disangka bisa langsung terjadi dan terbukti. Oleh karena itu Jama’ah dianjurkan untuk selalu bisa berfikir dan berprasangka dengan baik disana.

Alam02-madinah iman wisata

 

  1. FISIK

Persiapan fisik juga perlu dilakukan. Karena rangkaian ibadah, baik Haji maupun Umroh yang akan dikerjakan banyak menggunakan fisik, baik itu Towaf, Wukuf serta Sa’I Sofa Marwa. Jama’ah akan melakukan Ibadah tersebut dengan berjalan kaki. Maka latihan fisik yang sangat bermanfaat untuk dilatih adalah jalan kaki.

 

  1. KESEHATAN

Jama’ah supaya menjaga kesehatan selama di Mekkah Madinah. Karena cuaca di wilayah Haromain (Mekkah dan Madinah) berbeda dengan di Indonesia, akan membuat Jama’ah mudah/rentan terkena penyakit. Biasanya penyakit yang diderita Jama’ah adalah batuk pilek dan tenggorokan, maka persiapkan obat-obatan tersebut dan obat khusus penyakit pribadi. Jama’ah supaya makan minum secukupnya, kalau nafsu makan hilang supaya dipaksa untuk tetap makan. Jangan lupa untuk suntik vaksin meningitis dan influenza.

 

  1. ILMU

Jama’ah supaya membekali diri untuk melaksanakan Ibadah Haji atau Umroh sesuai dengan Ilmunya (Sesuai ajaran Rosululloh SAW). Agar tidak terpengaruh oleh berbagai cara orang beribadah yang tidak sesuai dengan Sunnah (Petunjuk Ibadah yang dipraktekkan Rosululloh SAW). Baik praktek pelaksanaan Haji atau Umroh serta do’a – do’a yang dibaca dalam rangkaian Ibadah tersebut.

(خُذُوْا عَنِّيْ مَنَاسِكَكُمْ, لَعَلِّيْ لاَ أَرَاكُمْ بَعْدَ عَامِيْ هَذَا * رواه البيهقي عن جابر ( صحيح

“Ambilah dariku ( Nabi ) tentang tuntunan Haji kalian, Barang kali setelah tahun ini saya tidak melihat kalian”. ( HR. Al Baihaqi )

Demikianlah, beberapa tips yang bisa kami berikan kepada Jama’ah. Agar perjalanan dan praktek Ibadah di Tanah Harom bisa dilakukan dengan lancar, aman, nyaman dan barokah.

 

NO COMMENTS